Langsung ke konten utama
Melacak Gagasan Ushul Fikih Imam As-Syatibi Melalui Kajian Kitab نظرية المقاصد عند الإمام الشاطبي Karya الدكتور أحمد الريسوني
(Sebuah Pengantar Singkat)

Assalamu'alaikum Warahmatullah Wabarakatuh..,
Puji syukur penulis panjatkan keharibaan Allah Subhanahu Wata'ala, dengan taufiq dan hidayah-Nya penulis berharap dengan sepenuhnya pengharapan, senantiasa bersyukur atas segala nikmat-Nya. Shalawat dan salam penulis selalu haturkan kepada baginda Nabi Agung Muhammad Salallahu 'Alaihi Wasallam, manusia paling mulia, manusia yang tak selayaknya manusia biasa, kemuliaannya bagaikan yaqut-batu mulia di antara batu-batu biasa, yang membawa cahaya kejayaan Islam dengan menampakkannya melalui sefat-sifat mulianya dan menampakkan Islam yang penuh rahmat bagi seluruh alam, wajahnya yang basam-tersenyum meneduhkan alam dan menentramkan penduduk langit bumi, kepada para sahabatnya, dan keluarganya yang mulia bak bintang gemintang yang menghiasi langit, manusia mulia yang membawa dan menyampaikan Islam sampai kepada umat ahir zaman.

Setelah berucap puji dan syukur, serta beruluk shalawat dan salam, sejenak penulis mengajak untuk berkirim do'a dengan berkahnya al-fatihah semoga guru-guru kita, para kaum muslimin wabil husus teruntuk إبراهيم بن موسى بن محمد اللخمي، الغرناطي، أبو إسحاق dan الدكتور أحمد الريسوني yang pada kesempatan kali ini dan insya allah sampai nanti penulis akan memulai sebuah ihtiar kecil, mengkaji bab demi bab, tema demi tema sampai benar-benar penulis dapatkan kemanfaatan dan keberkahannya. Dalam hati kecil ini penulis yang berlimpah payah dan lemah ini berharap adanya setitik cahaya petunjuk Allah Subhanahu Wata'ala melalui berkahnya buah tangan dari penulis kitab ظرية المقاصد عند الإمام الشاطبي dan semoga juga bisa dirasakan kebermanfaatannya serta keberkahannya oleh para pembaca dan pengkaji semua. amin amin ya rabbal alamin..,

Kemudian penulis senantiasa berta'abud-menghamba dan mensucikan-Nya serta memanjatkan do'a:
سُبْحَٰنَكَ لَا عِلْمَ لَنَآ إِلَّا مَا عَلَّمْتَنَآ ۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلْعَلِيمُ ٱلْحَكِيمُ
 "Maha Suci Engkau, tidak ada yang kami ketahui selain dari apa yang telah Engkau ajarkan kepada kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana".
رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي  وَاحْلُلْ عُقْدَةً مِنْ لِسَانِي  يَفْقَهُوا قَوْلِي
"Ya Rabbku, lapangkanlah untukku dadaku, dan mudahkanlah untukku urusanku, dan lepaskanlah kekakuan dari lidahku, supaya mereka mengerti perkataanku

Selanjutnya akan penulis sampaikan tentang metode yang akan digunakan dalam kajian ini, yakni dengan metode tematik-analitik (al-maudhuiyyah wa at-tahliliyah) yang penulis adopsi dari metode bandongan dan mengkolaborasikannya dengan analisis sederhana dari penulis. Adapun dalam sistematika pembahasannya yakni dengan memilihkan tema-tema penting dengan menyesuaikannya dengan kebutuhan pembaca yang menurut penulis akan dapat mengantarkan pembaca menemukan pokok-pokok pembahasan yang sekiranya dibutuhkan dan menjadi prioritas mana yang lebih didahulukan dan mana yang boleh nanti-nanti dalam mempelajarinya, sehingga akan lebih dirasa efektif dan efesien, serta menurut penulis dengan menggunakan metode dan sistematika yang demikian akan tercipta sebuah sistem akseleratif yang menitik beratkan pada substansi tujuan pembelajaran.

Adapun dalam pembahasan perdana nanti, penulis akan menyiapkan beberapa tema pembuka diantaranya yakni; "Mengenal Sosok Dr. Ahmad Abdussalam Ar-Raisuni Sang Penerus Semangat Maqasid Syari'ah Imam As-Syatibi", Sebagai batasan pembahasan penulis akan mengajukan dua pertanyaan sebagai acuannya, yakni; Siapakah Imam As-Syatibi? dan Siapakah Dr. Ahmad Abdussalam Ar-Raisun? yang kemudian akan penulis lanjutkan dengan tema pembahasan berikutnya yakni; "Metode Istiqra' Imam As-Syatibi Sebagai Tawaran Atas Penyelesaian Hukum Islam" (Studi Analisis Tajdidiyah). Sebagai batasan pembahasan penulis akan mengajukan dua pertanyaan sebagai acuannya, yakni; apakah dengan adanya metode Istiqra' dirasa mampu memberikan solusi baru dalam penyelesaian hukum Islam?, apa yang membedakannya dengan metode istinbat? dan bagaimana cara kerja metode istiqra'.

Demikianlah pengantar singkat tentang rencana kajian kitab نظرية المقاصد عند الإمام الشاطبي karya Dr. Ahmad Abdussalam Ar-Raisuni. Semoga dapat mengganggu fikiran pembaca dan menjadikan sulit tidur karna tidak sabar ingin segera mengikuti kajian tersebut.
Wallahu A'lam Bishawab...,

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Al-Qur'an Shahih li Kulli Zaman wa Makan (Sebuah Muqadimah Kajian Al-Qur'an) Guru kami Syaikh Manna Al-Qaththan di dalam kitabnya "Mabahits fii Ulumil Qur'an" menyampaikan; Di antara kemurahan Allah terhadap manusia, adalah bahwa Dia tidak saja menganugerahkan fitrah yang suci yang dapat membimbingnya kepada kebaikan, bahkan dari masa ke masa mengutus seorang rasul yang membawa kitab sebagai pedoman hidup dari Allah, mengajak manusia agar beribadah hanya kepada-Nya semata. menyampaikan kabar gembira dan memberikan peringatan, agar tidak ada alasan bagi manusia untuk membantah Allah setelah datangnya para rasul. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman, "Rasul-rasul (yang telah kami utus itu), semuanya membawa kabar gembira (kepada orang-orang yang beriman), dan pembawa peringatan (kepada orang-orang yang kafir dan yang berbuat maksiat), supaya tidak ada bagi manusia suatu hujah (atau alasan untuk berdalih pada hari kiamat kelak) terhadap Allah s...